HP / WA 081313444221 Jasa Anti Rayap di Cirebon, Jasa Fogging Nyamuk di Cirebon, Jasa Pembasmi Tikus di Cirebon, Jasa Disinfektan di Cirebon, Jasa Pembasmi Kecoa di Cirebon, Jasa Pembasmi Sarang Tawon di Cirebon, Jasa Pembasmi Serangga di Cirebon, Pest Control di Cirebon.

jasa anti rayap
jasa anti rayap

Rayap yang bersarang di rumah memang sangat merugikan. Hewan ini hidup dengan memakan kayu-kayu yang menjadi fondasi rumah kita. Jika si rayap terus menerus memakan kayu fondasi, maka kayu tersebut lama kelamaan akan semakin rapuh dan bukan tidak mungkin jika suatu saat rumah akan roboh. Sebagai hama pengganggu, rayap memilki sejumlah spesies. Selain itu, hewan ini juga hidup berkoloni dengan pembagian kasta di dalamnya.

1.Rayap Tanah
Spesies rayap yang akan kami perkenalkan pertama adalah rayap tanah (subterranean termites). Jenis rayap yang satu ini bisa ditemukan di hampir seluruh daerah di Indonesia. Sesuai dengan namanya, rayap tanah harus memiliki tempat tinggal di dekat tanah untuk bertahan hidup. Hewan ini hidup dengan memperoleh kelembaban yang berasal dari tanah. Meskipun menyukai tempat tinggal yang berada di dekat tanah, jenis rayap ini cukup sering ditemukan di pemukiman penduduk. Rayap tanah akan membuat terowongan melalui tanah untuk mengakses tanah atau kayu yang kondisinya lembab. Di musim kemarau, terowongan yang dibuat oleh koloni rayap tanah ini semakin dalam karena mereka membutuhkan kelembaban lebih banyak.

2.Rayap Kayu Kering
Apakah Anda berpikir bahwa rayap hanya menyukai tanah dan kayu yang basah? Anda salah, karena dari semua jenis-jenis raya ada satu jenis yang memakan kayu kering, namanya adalah rayap kayu kering (drywood termites).

Rayap kayu kering hidup dalam koloni kecil. Jumlah koloni rayap kayu kering dalam sebuah kayu yang sama jumlahnya tidak lebih dari seribu ekor. Jenis rayap ini tidak terlalu produktif jika dibandingkan jenis rayap lainnya, tapi kerusakan yang ditimbulkan spesies rayap ini bisa berakibat fatal lantaran keberadaan mereka sulit terdeteksi. Jenis rayap kayu kering bisa menggerogoti jenis kayu apapun yang tidak lembab. Mereka tidak perlu melakukan kontak dengan tanah dan cenderung memilih tempat tinggal yang kadar airnya sangat rendah. Rayap kayu kering adalah spesies rayap yang paling perlu Anda waspadai karena mereka dapat menyerang berbagai jenis kayu di rumah Anda.

3.Rayap Kayu Basah Kebalikan dengan rayap kayu kering, rayap kayu basah (dampwood termites) sangat gemar menempati kayu yang busuk atau lapuk dengan kondisi yang lembab atau basah. Sebagai contoh, jenis kayu yang aman digemari spesies ini adalah kayu yang terkena bocoran air hujan. Rayap kayu basah tidak hanya menyerang kayu di dalam rumah saja. Spesies ini juga memiliki habitat di luar pemukiman penduduk seperti pohon, tunggul, atau kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah. Keberadaan rayap kayu basah ini lebih mudah dideteksi dari rayap kayu kering.

Rayap Hidup Berkoloni

Sama seperti lebah ternyata kehidupan rayap yang berkoloni memiliki kedudukan masing-masing dalam suatu kelompok. Pada sistem sosialisasinya ada raja dan ratu rayap yang memiliki tugas untuk berkembang biak atau dalam kata lain mereka bertugas untuk menetaskan calon-calon rayap lainnya. Pemimpin atau raja dan ratu rayap biasanya memiliki perbedaan yang mencolok dari yang lainnya, yaitu ukuran tubuh yang lebih besar. Pemimpin rayap akan selalu dilindungi dan dihormati oleh kelompok rayap tersebut. Selain raja dan ratu ada kelompok rayap tersebut juga terbagi menjadi bagian lainnya yakni kelompok prajurit dan kelompok pekerja.

Kelompok rayap prajurit memiliki ukuran yang tentunya lebih kecil dari pemimpinnya. Keunikan yang dimiliki kelompok rayap prajurit ini mereka memiliki capit atau sengatan pada bagian kepala yang digunakan sebagai senjata membela diri dan melawan musuh yang membahayakannya. Pada kelompok pekerja memiliki ciri ukuran tubuh lebih kecil dan berwarna putih. Kelompok rayap pekerja ini merupakan yang paling banyak dari lainnya. Mereka akan bertugas mencari makanan dan membentuk sarang pada kayu atau tanah.Pembuatan Sarang yang Kompleks

Rayap pekerja akan membuat sarang dengan menggunakan kombinasi antara lain tanah atau lumpur, kunyahan kayu, air liur dan kotoran rayap sendiri. Ada beberapa bagian-bagian pada sarang tersebut antara lain tempat hidup rayap, penampungan air melalui kondensasi, ruang reproduksi atau untuk berkembang biak dan terkadang ada pula ruang penyimpanan makanan. Ruangan-ruangan pada sarang tersebut terhubung dengan dibuatnya labirin-labirin atau terowongan yang dapat memberikan udara ke dalam sarang dan membuat rayap dapat bergerak dengan lebih leluasa di dalam sarangnya. Oleh karena itu, biasanya sarang rayap sering kali bertumpuk-tumpuk dan meninggi bahkan sampai muncul ke permukaan-permukan tanah, bahkan ada pula yang akhirnya membentuk gundukan besar.