HP : 081313444221 Jasa Pembasmi Rayap di Bekasi, Jasa Pembasmi Tikus di Bekasi, Jasa Disinfektan di Bekasi, Jasa Anti Rayap di Bekasi, Jasa Pembasmi Kecoa di Bekasi, Jasa Pembasmi Sarang Tawon di Bekasi, Jasa Pembasmi Serangga di Bekasi, Pest Control di Bekasi.

Jasa Pembasmi Rayap di Bekasi
Jasa Pembasmi Rayap di Bekasi

Rayap adalah serangga sosial anggota bangsa Isoptera yang dikenal luas sebagai hama pengganggu dalam kehidupan manusia. Rayap bersarang didalam tanah dan memakan kayu perabotan atau kerangka rumah sehingga menimbulkan banyak kerugian secara ekonomi. Rayap masih berkerabat dengan semut, yang juga serangga sosial. Dalam bahasa Inggris, rayap disebut juga “semut putih” (white ant) karena kemiripan perilakunya.

Sebutan rayap sebetulnya mengacu pada hewannya secara umum, padahal terdapat beberapa bentuk berbeda yang dikenal, sebagaimana pada koloni semut atau lebah sosial. Dalam koloni, rayap tidak memiliki sayap. Namun demikian, beberapa rayap dapat mencapai bentuk bersayap yang akan keluar dari sarangnya secara berbondong-bondong pada awal musim penghujan (sehingga seringkali menjadi pertanda perubahan ke musim penghujan) di petang hari dan beterbangan mendekati cahaya. Bentuk ini dikenal sebagai laron atau anai-anai.

Rayap adalah detrivores (pengkonsumsi material organik yang membusuk), khususnya di daerah subtropis dan tropis, dan kemampuan mereka mendaur ulang kayu dan bahan tanaman lain adalah hal yang penting bagi keseimbangan ekologi.Namun tidak mutlak keberadaan rayap selalu merugikan manusaia, ada beberapa peranan penting rayap yang sangat menguntungkan sebagai siklus biogoechemical dalam ekosistem. Untuk itu, seyogyanya kita lebih bijak dalam melakukan pengendalian rayap dengan memilih pengendalian yang ramah lingkungan.

Sebagai serangga sosial, rayap hidup dalam bentuk koloni. Sebuah koloni dewasa dapat beranggotakan ratusan hingga jutaan individual. Kehadiran rayap di bangunan adalah sebagai konsekuensi dari pembukaan lahan yang pada awalnya adalah habitat mereka untuk mencari makan, kemudian diubah menjadi bangunan pemukiman yang berakibat hilangnya sumber makanan bagi rayap.